SAMPITTV.COM – Aksi pencurian sepeda motor kembali menimpa Yayasan Peduli Kasih KNDJH milik Nur Miftahul Jannah. Peristiwa terjadi pada Jumat (13/12/2025) di kawasan Muharto Gang 5 nomor 7, Kota Malang. Motor yang hilang adalah Honda Beat 2013 dengan nomor polisi N 4639 ACS milik salah satu anggota yayasan. Ironisnya, ini merupakan kejadian ketiga yang menimpa yayasan tersebut.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV. Dalam rekaman terlihat jelas wajah terduga pelaku. Pihak yayasan berharap masyarakat yang mengenali sosok tersebut segera melapor. Tri Wahyuni mengunggah informasi di Facebook, mengungkapkan keprihatinannya, meminta doa dan bantuan masyarakat. “Ketiga kalinya… kali ini sepeda N4639 ACS Honda Beat 2013. Lokasi hilang di Yayasan KNDJH, milik Nur Miftahul Jannah. Bagi yang kenal dengan wajah ini bisa hubungi kami. Terima kasih, matur nuwun,” ujarnya.
Kasus ini langsung viral di media sosial. Bastian Nova Pratama, Koordinator Arek Lawang (ARELA), memposting kejadian tersebut di akun Facebook ARELA. “Kami bersama teman-teman ARELA ikut membantu menyebarkan informasi ini di media sosial. Harapannya, semakin banyak yang tahu dan bisa mempercepat pengungkapan kasus,” tegas Bastian. Banyak warganet ikut membagikan postingan untuk mempercepat pengungkapan kasus. Berita ini juga diposting di Instagram Infomalangan dan Infomalang.
Sejumlah netizen turut memberikan saran agar kejadian serupa tidak terulang. Akun El Habebs menuliskan, “Kasih rantai panjang aja, masukin ke velg ban antar motor ke motor. Lalu digembok. Biar gak terulang lagi.” Akun Batik Sogan berkomentar, “DiKek i Alarm aeee Mbak Owner… sepeda² e sg di parkir d kunuuu.. CCTV e di cedek ne maneh d embong, arah parkiran… Malinge y ben mikir-mikir maneh lek ate nyolong.” Sementara itu, Theo Prasetyo memberikan saran lebih detail: “Pertama, dipasang tulisan besar-besar area ini diawasi CCTV mulai dari masuk gang dan di tembok. Kedua, gunakan CCTV yang bagus kualitasnya. Ketiga, gunakan kunci ganda. Keempat, parkir di tempat yang dimonitor CCTV.”
Warga sekitar Muharto Gang 5 dihimbau lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pihak yayasan berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini agar kejadian serupa tidak terulang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga
