SAMPITTV.COM – Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD PB) berkolaborasi dengan Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Malang, melaksanakan Pelatihan Pendataan Penyandang Disabilitas ‘By Name By GPS’ di wilayah terdampak Erupsi Gunung Kelud, meliputi Ngantang, Pujon, dan Kasembon.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025. Pelatihan ini bertujuan memastikan data penyandang disabilitas akurat dan terdokumentasi secara geografis (GPS) untuk upaya mitigasi dan respons bencana yang tepat sasaran dan inklusif.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, data penyandang disabilitas di wilayah terdampak Erupsi Gunung Kelud dapat akurat dan terdokumentasi secara geografis, sehingga upaya mitigasi dan respons bencana dapat dilakukan secara tepat sasaran dan inklusif,” tegas Purwoto, S.Sos, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang.
Dalam pelatihan dilakukan pemaparan Prinsip Dasar Penanggulangan Bencana. Dengan adanya data yang akurat, diharapkan upaya mitigasi dan respons bencana dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga
