Malang SAMPITTV.COM – Persoalan sampah kembali mencuat di sekitar jembatan penghubung Desa Genengan dan Desa Tambaksari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sejumlah warga mengeluhkan ulah oknum yang membuang sampah sembarangan di sisi timur jembatan, sehingga menimbulkan bau busuk dan merusak lingkungan.
Keluhan ini diungkapkan oleh Arifin melalui Grup Komunitas Facebook Asli Malang Official. Ia menuturkan bahwa beberapa tahun silam jembatan tersebut sempat ambrol akibat kondisi tanah yang rapuh, diperparah oleh kebiasaan warga membakar sampah di sekitar lokasi.
“Sebelum jembatan ambrol, saya pernah menegur warga yang membuang dan membakar sampah di samping jembatan. Api menyala berminggu-minggu saat musim kemarau, membuat betoneser rapuh dan tanah labil,” tulisnya.
Arifin juga mengingatkan bahwa beberapa bulan lalu dirinya sempat memposting keluhan serupa. Saat itu, warga sempat berhenti membuang sampah. Namun kini, kebiasaan buruk tersebut kembali terjadi.
Keluhan Arifin mendapat banyak tanggapan dari warga lain. Sulastri Mimi mengingatkan bahaya saat musim hujan dan menyarankan pemasangan CCTV agar terlihat siapa yang membuang sampah. Usulan serupa datang dari Ana Novi yang meminta desa memasang kamera pengawas, atau jika tidak mampu, warga bisa urunan bersama supaya orang-orang takut.
Ada pula yang menyoroti kebiasaan warga luar desa. Ach Djaelani menyebut, “Kadang orang jauh datang naik motor, lalu sampahnya dibuang di situ.” Sementara Susi menilai sulit mendisiplinkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab atas sampah, karena kebiasaan buang sembarangan masih banyak ditemui di berbagai daerah.
Komentar lain menekankan perlunya aturan tegas. Mbak Tin menegaskan bahwa setiap desa sebenarnya sudah menyediakan tempat sampah dengan iuran murah, hanya Rp 20 ribu per bulan. “Kalau ketahuan buang sembarangan, enaknya didenda saja,” ujarnya. Wahyu menambahkan pentingnya pemasangan poster larangan dengan mencantumkan dasar hukum, sedangkan Agus Purnomo menyarankan agar dipasang tulisan “Area ini dipantau CCTV.”
Warga berharap pemerintah desa maupun pihak terkait segera mengambil langkah tegas, seperti pemasangan CCTV, pemberlakuan denda, hingga sosialisasi larangan membuang sampah sembarangan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah kerusakan jembatan yang menjadi akses vital antar desa.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga
