Siaran Sampit TV 24 Jam
Blog  

Viral Aksi Pelemparan Batu di Donomulyo, Warga Minta Polisi Bertindak

SAmpittv,com – Warga Donomulyo, Kabupaten Malang, resah akibat aksi pelemparan batu yang dilakukan orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi berulang kali di kawasan tersebut dan dianggap membahayakan keselamatan pengendara maupun merusak properti warga.

Ahmad Daniyal, salah satu korban, menuturkan di FB Donomulyo Story. “Ati-ati lurr, mambengi Senin mobilku mari kenek sawat watu sekitaran jam 23.30. Lokasi depan Pertashop Kedungsalam, uwong e goncengan arah ngetan, aku arah ngulon. Ciri-ciri pelaku sekilas kurus kulit agak hitam, motor bebek. Arep tak uber jelas gak nutut pedahan banter. (Hati-hati, Senin malam mobil saya terkena lemparan batu sekitar pukul 23.30. Lokasi di depan Pertashop Kedungsalam, pelaku berboncengan dari arah timur, saya dari arah barat. Ciri-ciri pelaku sekilas kurus, berkulit agak gelap, naik motor bebek. Saya sempat berusaha mengejar, tapi tidak terkejar karena mereka melaju sangat kencang),” tuturnya.

Baca juga Artikel ini :   Satlantas dan Propam Polres Kotim Gelar Pemeriksaan Ranmor Dinas dalam Rangka Operasi Zebra Telabang 2025

Diungkapkan, bukti CCTV dari Pertashop sudah ada, walaupun kurang jelas wajah dan motornya. Dirinya sudah melaporkan ke Polsek Donomulyo sebagai barang bukti. Ia menjelaskan lokasi kejadian di Pertashop/SD1 utara Jalan Salamrejo, Kedungsalam.

Dikatakan, lampu mobilnya masih orisinil dealer, tidak ada variasi tambahan, dan tidak merasa terlalu ke kanan makan jalan pengendara lain. Menurutnya, kasus pelemparan batu ini sudah dua kali bulan ini, tanggal 9 dan 14.

Baca juga Artikel ini :   TNI AD Peduli, Kodim 1015/Sampit Rehab RTLH

Daniyal mengucapkan terima kasih kepada Wahyu dan owner Pertashop (Salsa) atas kerjasamanya membagikan rekaman CCTV. Menurutnya, yang penting berusaha saja untuk pengungkapan, karena sudah viral dan ada bukti. Selayaknya tidak menunggu ada korban lagi kalau polisi tidak bergerak, karena sebelumnya juga ada kasus di lokasi yang sama.

Sejumlah warga lain juga mengaku mengalami kejadian serupa. Lina Listika menyarankan agar RT/RW setempat segera memeriksa rekaman CCTV. Ulum mendukung langkah tersebut demi mengungkap identitas pelaku.

Niken, warga lain, menuturkan bahwa ia bersama suaminya dilempari batu di dekat Riski Studio pada minggu sebelumnya sekitar pukul 23.20 WIB. “Orang boncengan dua. Kena bawahnya kaca pas batunya, lalu dikejar sampai pertigaan Ndawung tapi sudah menghilang,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :    Pengurus Baru IJTI Korda Banyuwangi Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Jurnalisme Positif

Warga menduga aksi pelemparan batu dilakukan secara sengaja untuk mencari onar. Mereka berharap aparat Polsek Donomulyo segera bertindak cepat, memeriksa rekaman CCTV, dan menangkap pelaku agar tidak menimbulkan korban lebih banyak.

Sebagai langkah antisipasi, warga kini semakin waspada saat melintas di kawasan tersebut pada malam hari. Mereka juga berinisiatif saling mengingatkan dan menjaga lingkungan bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga